Wednesday, 5 December 2018

CARI TAU MAKNA TUMBUH BAHAGIA BAGI ANAK DAN ORANG TUA

 

Apa kata bunga.

Kalau bicara tentang yang bahagia-bahagia memang enak ya..

Yes, kali ini saya mau berbicara tentang kebahagiaan. Tepatnya kebahagiaan si kecil. Menurut mommy ketje semua, tanda anak yang bahagia itu seperti apa sih? Tentu kita sepakat kalau tanda atau ciri-ciri anak yang bahagia itu adalah ketika mereka melakukan ekspesi ceria dan aktif bergerak. 

Namun ternyata kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja yang ditunjukkan dengan ekspresi ceria dan bahagia sesaat saja, namun lebih kepada rasa nyaman, aman dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya.

Keren kan.. Informasi penting ini aku dapat dari Kampanye Lactogrow 'Grow Happy' di Belmondo cafe, 14 November 2018 kemarin.

Pada kampanye kali ini Lactogrow menghadirkan tiga narasumber yang bercerita dan berbagi tips pola asuhgrow happy kepada seluruh undangan yang hadir selaku orang tua. Yaitu Ibu Elizabeth Santosa selaku Psikolog, Dokter Fatima Safira Alatas selaku Dokter Spesialis anak dan Pramudita Sarastri selaku Brand Executive Nestle LACTOGROW.

Kampanye ‘Grow Happy’ ini sendiri bertujuan untuk merayakan kebahagiaan anak dan membantu orang tua menciptakan llingkungan yang dapat membuat anak merasa bahagia. Bahkan Nestle Lactogrow telah melakukan beberapa kali penelitian atau studi yang berkenaan dengan tema ini.

Tepatnya di awal tahun 2018 ini, Nestle LACTOGROW, kembali melakukan sebuah studi mengenai kebahagiaan anak untuk mencari informasi mengenai pentingnya kebahagiaan anak, faktor apa saja yang dapat membuat anak tumbuh bahagia serta hal apa saja yang harus dilakukan orang tua untuk mendukung anak tumbuh bahagia.
Studi yang dilakukan oleh Nestle LACTOGROW  di tahun 2018 mengungkapkan bahwa saat menilai karakteristik kebahagiaan anak, kebanyakan orang tua hanya memperhatikan ciri-ciri fisik. Sedangkan, menurut Myers & Diener (2018), kebahagiaan anak bukanlah kegembiraan sesaat saja, namun lebih kepada rasa nyaman, aman dan diterima dengan baik di lingkungan sosialnya. Dari penelitian ini juga terdapat fakta menarik dimana persepsi orang tua tentang anak yang bahagia adalah saat si kecil bermain bersama orang tua.
Jadi ternyata ya moms, si kecil itu merasa amat bahagia ketika ia bermain atau berinteraksi dengan  orang tuanya melebihi dengan teman atau bahkan dengan saudara kandungnya. Disinilah pentingnya keterlibatan orang tua dalam tumbuh kembang anak. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak penjelasan ibu Elizzabeth Ssantosa berikut.

Manfaat Kebahagiaan Bagi Tumbuh Kembang Anak oleh Psikolog Elizabeth Santosa, Mpsi, Psi, SFP, ACC.

Bagaimana cara agar membesarkan anak-anak yang bahagia adalah dengan menjadi orang tua yang bahagia. Begitulah pesan pertama yang disampaikan oleh Psikolog cantik yang biasa disapa Ibu Lizzy.
Menurutnya, kebahagiaan saat masa kanak-kanak memiliki pengaruh positif terhadap tumbuh kembang kognitif (proses belajar), nilai diri (self-esteem), social skill serta karakter anak saat dewasa. 
Begitu pun dengan tumbuh kembang aspek sosial-emosional, anak yang bahagia sejak kecil memiliki peluang lebih besar untuk menjadi individu yang memiliki emosi positif dan memiliki kepuasan hidup yang tinggii di masa dewasa kelak.
Kebahagiaan masa kanak-kanak telah diakui sebagai sumber faktor paling berpengaruh terhadap kebahagiaan saat dewasa jika dibandingkan dengan sumber kabahagiaan lain seperti keberhasilan akademik, jabatan perkerjaan ataupun kekayaan.
Nah lo.. Ketika menemui fakta diatas, saya jadi berpikir tentang diri saya sendiri. Tanpa sadar akupun terkenang masa kecil, remaja hingga dewasa. Kebahagiaan hingga pencapaian. Ternyata semua itu saling berhubungan hingga kita tua.

Lantas, bagaimana cara menjadi orang tua yang bahagia agar dapat membesarkan anak yang bahagia? Ibu Lizzy menekankan bahwa kebahagiaan itu perlu dikejar, dilatih dan dipelihara. Jika kesedihan yang dipelihara ia akan merusak tubuh alias dapat menimbulkan penyakit, terutama pada ibu hamil dan menyusui. Makanya bumil dan busui disarankan untuk selalu jaga mood biar selalu bahagia ya kan..
Bagaimana cara memelihara kebahagiaan? Ibu Lizzy memberi solusi dengan senantiasa menstimulasi empat hormon bahagia, yaitu:
1. Hormon Dopamine dapat distimulasi dengan menjaga kesehatan dan mendengarkan musik.
2. Hormon Serotonin dapat distimulasi dengan saling tolong menolong.
3. hormon Oksitosin dapat distimulasi dengan pelukan, empati serta dukungan.
4. Hormon Endorfin dapat distimulasi dengan gerakan tubuh semisal olahraga.

 Kiat Meningkatkan Kebahagiaan Dari Segi Psikologi

Penelitian yang dilakukan Holder & Coleman (2007) menunjukkan bahwa kebahagiaan anak sebagian dipengaruhi oleh interaksi sosial positif yang melibatkan anggota keluarga. Karenanya, penting bagi orang tua untuk menghabiskan waktu bersama dengan anak. Berikut ini adalah tips dari Ibu Lizzy bagaimana orangtua dapat terlibat bersama anak serta kiat membesarkan anak agar tumbuh bahagia:

Tips agar terlibat dalam kegiatan anak :

  • -          Bukan fokus pada jenis aktivitas, namun waktu kebersamaan.
  • -          Tidak ada distraksi pada saat melakukan aktivitas bersama anak.
  • -          Melakukan eye to eye contact saat bersama anak.
  • -          Buatlah anak merasa dirinya paling penting.
       Kiat untuk membantu orang tua membesarkan anak agar tumbuh bahagia:
  •    Memberikan makanan tepat waktu dan bergizi.
  •      Mendukung kompetensi anak.
  • -   Cukupi waktu tidur anak.
  • -   Memberikan cinta tanpa syarat kepada anak.
  • -   Menjadi orang tua yang bahagia sehingga bisa menularkan kebahagiaannya kepada pasangan dan anak.


Gizi Sebagai Faktor Penting untuk Mendukung Anak Tumbuh Bahagia oleh Dokter Spesialis Anak dr. Fatima Safira Alatas Ph.D, Sp.A(K)


Sesi selanjutnya yakni pemaparan tentang pentingnya kelengkapan asupan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang anak agar tumbuh bahagia oleh Dokter Fatima.

Dokter Fatima mengatakan anak yang bahagia adalah anak yang SEHAT, tidak sakit.
Untuk mendukung kebahagiaannya, seorang anak harus mengonsumsi zat gizi secara lengkap dan seimbang agar memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik yang dapat menunjangnya untuk tumbuh dan berkembang secara lebih bahagia dan optimal.

Untuk membentuk saluran cerna yang sehat, keseimbangan mikrobiota usus harus dijaga, di antaranya dengan:

  •           Konsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi.
  •           Konsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
  •           Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur.

Tentang Nestle LACTOGROW dan Child Happiness Oleh Brand Executive Nestle Lactogrow Pramudita Sarastri


Agar si kecil tumbuh bahagia, dibutuhkan keselarasan antara nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orangtua dalam membangun dan memupuk kondisi grow happy. Melalui kampanye Grow Happy, Nestle LACTOGROW ingin membantu orang tua melalui upayaedukasi untuk bisa menerapkan kemampuan membangun kebahagiaan dirinya sendiri agar kemudian membagikan kabahagiaannya pada anak dan keluarga serta menyediakan nutrisi yang optimal bagi anak untuk tumbuh bahagia.

Nestle LACTOGROW merupakan susu pertumbuhan untuk anak usia 1 tahun ke atas yang mengandung Lactobacillus reuteri, Asam Linoleat (Omega 6), Asam Linolenat (Omega 3), minyak ikan, 12 vitamin dan 7 mineral yang terdiri dalam plain, vanila dan madu. Difoemulasikan secara khusus  oleh para ahli di Nestle Research Centre, Switzerland,  membantu tumbuh kembang Si Kecil yang bahagia. Grow Happy.

Kami berupaya membantu orang tua melalui upaya edukasi dalam menemukan formulasi tumbuh bahagia melalui keselarasan nutrisi, stimulasi dan keterlibatan orang tua sesuai dengan kondisi masing-masing.

Oleh karena itu, kunci tumbuh bahagia dimulai dari pilihan orang tua yang nantinya akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anaka-anak mereka di masa depan.
Banyak sekali kesimpulan menarik yang didapat dari pertemuan ini. Yang semoga saja, ilmu-ilmu dari para pakar ini dapat saya aplikasikan pada kehidupan pengasuhan yang sebenarnya. 

Sesungguhnya anak adalah anugerah sekaligus titipan yang maha kuasa. Oleh karena itu, sebagai orang yang diberi amanah, tentu tidak boleh memperlakukan amanah sesuka hati tanpa ilmu apalagi sampai ingkar dan tersia-siakan. 

Melalui seminar-seminar semacam inilah salah satu cara orangtua menggali ilmu agar dapat memelihara anugerah Tuhan dengan sebaik mungkin. Semoga saja kegiatan seperti ini akan selalu berlangsung setiap tahun, sehingga semakin banyak anak-anak Indonesia yang dapat Grow Happy!


No comments:

Post a Comment