Monday, 5 September 2016

Mempersiapkan Golden Period Bersama Prenagen

Apa Kata Bunga.

Halo, apa kabar semuanya? Semoga tambah semakin luar biasa selalu ya.. ^_^

Nah, sabtu kemarin (27/9/2016), blogger-blogger kece di Medan berkesempatan lagi nih, menghadiri seminar dan talkshow parenting. Talkshow parenting bertajuk PPEJ atau Prenagen Pragnancy Educational Journey 2016 ini dipersembahkan oleh PRENAGEN dan Kalbe Nutritional.

Acara yang berlangsung di convention hall Santika dyandra Hotel, pada sabtu 27 agustus kemarin berlangsung sangat menarik. Sebelum dimulainya acara talk show ada beberapa booth yang dapat dikunjungi, booth tersebut menyediakan berbagai informasi tentang masa subur perempuan, tentang kehamilan, menyusui dan dapur sehat.


Tepat pukul 9.00 WIB, peserta Prenagen Pragnancy Educational Journey (PPEJ) 2016 dipersilakan masuk ke ruangan aula karena acara talk show akan segera dimulai. Begitu memasuki ruangan, para peserta disambut dengan dua penari bellidance sedang acara dipandu oleh si cantik Sisca Bekker. Talk show kali ini berkonsep obrolan santai dan mengambil tema mempersiapkan 1000 hari pertama kehidupan bersama Prenagen.


Selang beberapa menit Sisca Bekker mengundang perwakilan dari PT. Kalbe Nutritional Medan, yakni seorang Ibu cantik yang biasa disapa 'Ibu Is'. Ibu Is menjelaskan pentingnya diadakannya acara ini. Prenagen sebagai merk nutrisi kehamilan nomor 1 di Indonesia terpanggil untuk memberikan pemahaman kepada para Ibu di Indonesia akan pentingnya mempersiapkan masa 1000 hari pertama kehidupan. Informasi lebih lengkap mengenai Prenagen Peduli dapat diakses melalui www.prenagen.com/prenagenpeduli.

Ibu Is menambahkan, seribu hari pertama kehidupan dimulai dari hari pertama masa-masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Masa-masa ini juga disebut sebagai golden period atau masa keemasan, kenapa? Karena proses pertumbuhan otak tercepat dalam hidup setiap orang terjadi. Kecepatan pertumbuhan otak yang terjadi pada masa ini mencapai 80% dibanding yang terjadi pada manusia dewasa. Oleh karena itu, jika nutrisi pada masa tersebut tidak terpenuhi, maka dapat terjadi kerusakan permanen dan tidak bisa diperbaiki.

Selain Ibu Is, hadir pula Prof. Delfi Lutan, MSc, SpOG, ketua POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Medan yang turut menjelaskan pentingnya menjaga  asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan manusia. “Pada periode 1000 hari pertama kehidupan hingga usia lima tahun pertama merupakan penentu kesehatan, intelejen, dan mental setiap manusia. Nutrisi yang diberikan sebaiknya fresh food, tapi dapat juga dibantu dengan nutrisi yang disediakan di pasaran seperti Prenagen. Prenagen telah melalui lima kali proses dan tahapan sebelum akhirnya memperoleh izin untuk beredar secara bebas, sehingga aman dikonsumsi manusia.


Selanjutnya Sisca Bekker kembali kedatangan tamu, kali ini sahabatnya yang juga praktisi parenting, yakni Mona Ratuliu. Ibu tiga anak ini berbagi kepada para audiens pengalamannya selama hamil dan mendidik ketiga anaknya. Semua ilmu dan pengalaman yang ia dapatkan dituangkan ke dalam sebuah buku, yang ia bagikan kepada beberapa peserta yang beruntung. bagi yang belum beruntung bisa mengakses www.monaratuliu.com untuk mendapatkan tips-tips paaarenting menarik dari Mona ratuliu.

Nah, untuk menggali lebih jauh tentang informasi seputar kehamilan, Siska lalu mengundang Dokter Boy Abidin, Spog (K) dan juga Psikolog Ibu Rosalina Verauli, M.Psi.



Ada beberap poin penting yang dapat disimpulkan dari apa-apa yang disampaikan oleh Dokter muda dan ganteng tersebut.

·         Pada tanda-tanda awal terjadinya kehamilan, khususnya setelah tiga bulan pertama setelah terjadinya proses implatasi, mual dan munta kerap terjadi karena perubahan hormone yang terjadi di dalam tubuh perempuan. Masa-masa ini penting dilakukan persiapan nutrisi demi menghindari terjadinya kectatan dan kelainan hormone yang mungkin terjadi.



·         Mempersiapkan nutrisi terbaik dan sedini mungkin karena pada masa golden period terjadi pembentukan otak manusia. Otak adalah pusat segalanya, jika terjadi kelainan pada masaini maka akan berpengaruh seumur hidup si anak.

·         Pada masa menyusui, nutrisi juga perlu dipersiapkan. Selain nutrisi makanan sehat, persiapan mentas dan psikologis orang tua juga perlu dipersiapkan, khususnya bagi si ibu. Seorang ayah jug wajib berpartisipasi selama 1000 hari pertama kehidupan ini. Caranya dengan selalu memberi dukungan dan kenyamanan bagi ibu dan si kecil.

Nah, berbicara mengenai mental dan psikologi yang kerap dihadapi oleh para ibu ketika hamil dan menyusui, Ibu Roslina Verauli, M.Psi pun angkat bicara. Banyak sekali ilmu dan tips-tips yang dipaparkan oleh Ibu Vera, salah satunya adalah tips mengatasi rasa galau selama masa kehamilan dan menyusui.



Tips Mengatasi Stress dan bad Mood Selama Masa Kehamilan Dan Menyusui.
1.       Jika rasa galau menyerang, jangan biarkan perasaan itu berlama-lama di dalam hati karena aliran darah menuju jabang bayi akan terbatas.
2.       Jika dibiarkan, salah satu efeknya akan melahirkan anak yang mudah Bad mood.
3.       Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan anak yang lahir dari ibu yang tertekan selama kehamilan akan mengalami gangguan pencernaan sebelum usia 3 tahun.
4.       Biasanya Ibu akan merasakan stress emosional berkepanjangan selama anak berusia 3 tahun pertama, salah satu penyebabnya adalah karena tidak ready atau tidak adanya persiapan bagi calon buah hati.
5.       Untuk mencegah terjadinya bad mood dan stress berkepanjangan adalah adanya persiapan dan kesiapan calon orang tua, serta situasi rumah tangga harus menyenangkan.

Empat Babak Selama Kehamilan Dan Yang Harus Dilakukan.
·        #  Trimester Pertama
Konsultasi ke dokter dan seringlah melakukan konsultasi. Karena ketika rileks otak akan mampu mendengar semua stimulasi di sekitar kita, sehingga kemampuan untuk menolak rasa sakit juga lebih besar.
·         # Trimester Kedua
Pada masa ini, perasaan tidak nyaman pada trimester pertama mulai hilang. Meski demikian emosi akan selalu up and down oleh karena itu perananan seorang ayah akan jauh lebih besar demi membuat sang Ibu merasa nyaman dan selalu bahagia. Ketika perasaan tidak bahagia muncul, dapat diatasi dengan cara mengingat moment ketika si Ibu merasa sangat bahagia, lalu tanyakan kepada diri sendiri apa yang membuat diri Anda bahagia seperti waktu itu. Karena bahagia bukan saja berasal dari luar tapi juga dari dalam diri sendiri.
·         # Trimester ketiga
Pada masa ini calon ibu mudah sekali terserang depresi. Pada masa-masa ini juga gejala Baby Blues Syndrome akan terlihat sehingga patut diwaspadai. Cara mengatasinya adalah peranan dari seorang ayah untuk terus mensupport agar calon ibu tetap rileks dan happy, selain itu penting untuk menjadi ayah SIAGA karena proses persalinan tidak lama lagi.
·         # Pasca Melahirkan
Pada masa ini, dapat dikatakan suamilah yang 100% berperan aktif dalam rumah tangga. Sehingga banyak hal-hal yang harus dipersiapkan seperti:
-          Peka terhadap setiap kebutuhan Ibu
-          Terlibat dalam pengasuhan
-          Berperan aktif mengurus Rumah Tangga
Pada masa ini biarkan si Ibu beristirahat untuk proses pemulihan, jika sang Ibu rileks dan happy, maka bayi juga akan rileks dan bahagia.

Nah, sampai disini sudah menarik bukan? Masih banyak lagi kegiatan seru dan pengalaman unik yang aku dapatkan selama mengikuti PPEJ 2016 ini, karena terlalu panjang aku keep dulu untuk postingan selanjutnya :).
see ya!


No comments:

Post a Comment