Wednesday, 18 December 2013

mengapa laskar pelangi begitu fenomenal? (Part 2)

Hingga artikel ini diterbitkan, Andrea Hirata telah merampungkan empat novel tetralogi Laskar Pelangi, ditambah dengan empat novel lainnya. Selain itu ia juga melebarkan sayap Laskar Pelanginya hingga berhasil diterbitkan secara komersil di beberapa negara dan diterjemahkan ke dalam lima bahasa.
Gambar
Sedang di Indonesia sendiri, Laskar Pelangi telah diadaptasi ke dalam sebuah film layar lebar pada tahun 2008. Film ini diproduksi oleh Miles Films dan Bentang Production dan disutradarai oleh Riri Riza. Setelah sukses dengan film Laskar Pelangi, Miles Films dan Bentang Production kemudian melanjutkan film adaptasi tersebut pada novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi yaitu Sang Pemimpi. Pada Desember 2013, akan liris pula film dari novel ketiga yaitu Edensor, dengan judul film Laskar Pelangi 2.
Gambar
Setelah semua prestasi yang telah dijabarkan di atas, tak muluk jika novel ini layak disebut sebagai salah satu fenomena dunia sastra, bukan? Namun apakah yang menjadikan novel ini begitu diminati, diperhatikan, hingga menjadi sebuah fenomena? Mungkin beberapa pandangan saya mengenai hal tersebut dapat menjadi bahan renungan maupun pembuka wawasan bagi kita semua, mengenai esensi dari sebuah kata fenomena terutama berkenaan dengan novel Laskar Pelangi ini.

No comments:

Post a Comment