Sunday, 1 September 2013

BISUL?? AWAS, DIA BISA KEMBALI!


Bisul merupakan penyakit yang telah lama dikenal dan akrab di telinga orang-orang Indonesia. Karena sudah sangat familiar, berbagai macam cara menyembuhkan telah pula dikenal. Mulai dari cara modern hingga tradisional telah banyak dipraktekkan demi menghilangkan penyakit yang sangat mengganggu penderitanya. Meski cara-cara tradisional yang dilakukan untuk mengobati bisul memang benar dan terbukti ampuh, namun sayangnya penyebab bisul pada tubuh yang berkembang dari zaman ke zaman hanya berupa mitos yang belum dibuktikan kebenarannya melalui sejumlah penelitian ilmiah, sehingga terjadi sedikit penyimpangan bagi sebagian masyarakat yang mempercayai mitos tersebut.

Penyakit bisul sesungguhnya sebuah penyakit yang disebabkan oleh penimbunan nanah atau sel darah putih yang telah mati di bawah permukaan kulit. Karena penimbunan tersebut, menyebabkan infeksi dan pembengkakan, bila terus dibiarkan pembengkakan dapat semakin besar dan sangat menyakitkan sehingga menghambat aktifitas si penderita, bila imunitas penderita kurang baik, contohnya anak-anak dapat menimbulkan demam ringan.

Setelah kita mengetahui penyebab munculnya bisul, kita pasti bertanya-tanya mengapa sampai ada penimbunan nanah atau sel darah mati yang terjadi? Jawabnya dapat berupa beberapa sebab seperti bakteri dan alergi makanan yang akan dijabarkan dibawah ini.

Jika dapat mengetahui penyebab penyakit ini tentu akan mudah bagi kita dalam menemukan obat yang tepat dan yang paling penting adalah menemukan upaya pencegahan agar penyakit tersebut tidak kembali. Ada beberapa cara mengobati bisul, secara medis dokter akan memberikan antibiotik serta salep tergantung tingkat keparahan yang diderita. Selain itu adapula pengobatan tradisonal dengan cara alami yaitu dengan menggunakan parutan kentang yang sudah dibersihkan, diletakkan pada mata bisul dan area sekitarnya lalu tutup dengan kasa. Gantilah parutan kentang tersebut setiap hari namun ingat, parut kentang bersama kulitnya dan pastikan telah dicuci bersih.

Selanjutnya, agar terhindar dari penyakit bisul beberapa cara dapat dilakukan dan yang paling penting adalah menjaga kebersihan tubuh, lingkungan tempat tinggal, dan tidak memakai pakaian, handuk atau alas tidur bekas penderita bisul. Bagi penderita alegi cobalah menghindari makanan-makanan yang dapat memicu munculnya bisul, atau berkonsultasilah dengan dokter. Dengan demikian, diharapkan bisul tidak akan kembali menjangkit si penderita dan lebih dari itu, orang yang belum pernah terjangkit pun akan terhindar dari penyakit mengganggu ini.


Demikianlah penjelasan singkat mengenai bisul dan penyebab bisul pada tubuh, selain cara mengobatinya kita juga mengetahui serta dapat menerapkan upaya pencegahan dari terjangkitnya penyakit ini, karena selagi masih dapat dicegah untuk apa lebih memilih mengobati.

No comments:

Post a Comment